JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPP Partai Demokrat mengatakan, nomor urut 2 yang ditetapkan sebagai nomor urut pasangan SBY-Boediono menjadi inspirasi numerik. Menurutnya, nomor 2 cocok dengan jargon pasangan SBY-Boediono, yakni Lanjutkan.
"Nomor 2 ini simbol dan cocok dengan kata-kata 'Lanjutkan'. Dari periode pertama ke periode kedua. Dengan nomor urut 2 lebih memudahkan mengidentifikasi dan cocok kata-kata 'Lanjutkan'," kata Anas sambil tertawa, seusai pengundian dan penetapan nomor urut pasangan capres dan cawapres, di Kantor Komisi Pemiihan Umum (KPU), Jakarta, Sabtu (30/5).
Anas melanjutkan, SBY dan tim kampanye nasional SBY-Boediono tidak ada ekspektasi khusus sebelumnya. Sebab, semua nomor dianggap baik.
"Saya kira semua pasangan calon bersyukur semua pasangan mendapat nomor urut. Tetapi kami lebih bersyukur dapat nomor 2 ini. Rakyat akan memilih bukan berdasarkan nomor, tetapi berdasarkan siapa yang menjadi pasangan calon," paparnya.
