A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

Fuad: SBY Penganut Neoliberalisme - KOMPAS.com
KOMPAS
Rabu, 17 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Fuad: SBY Penganut Neoliberalisme
Sabtu, 23 Mei 2009 | 14:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dianggap penganut sistem ekonomi neoliberal. Dengan demikian, jika sistem ekonomi pada pemerintahan SBY diteruskan maka Indonesia akan semakin miskin.

Demikian diungkap Fuad Bawazier, juru bicara Tim Sukses JK-Win saat Diskusi Polemik Neoliberalisme dan Ekonomi Kerakyatan di Jakarta, Sabtu (23/5).

Selain itu, ia juga meluncurkan kritik terhadap program BLT yang diterapkan pada pemerintahan SBY. Menurutnya, BLT itu bukan dari kebijakan pemerintah tapi karena desakan rakyat. "BLT juga hanya untuk mencari popularitas dan dijadikan money politics terselebung," ungkap Fuad.

Namun anehnya, beberapa waktu yang lalu pada satu kesempatan JK mengatakan kepada publik kalau program BLT adalah inisiatifnya.

Penulis: ONE   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.