Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 07:45 WIB
Andi Mallarangeng: Isu Neoliberalisme "Black Campaign"
Hasanuddin Aco | Rabu, 20 Mei 2009 | 18:48 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Kampanye SBY-Boediono, Andi Mallarangeng, menilai isu neoliberalisme sengaja diembuskan pihak tertentu sebagai bagian dari black campaign (kampanye busuk).

Andi, yang juga Juru Bicara Kepresidenan, ini menilai pembicaraan mengenai neoliberalisme hanya omong-kosong belaka.
 
"Neoliberal itu tidak benar, itu hanya black campaign. Jangan-jangan orang yang melemparkan isu tidak paham soal neoliberalisme," kata Andi sebelum mengikuti dialog "Pilihan Presiden" yang diadakan Kadin Indonesia di Jakarta, Rabu (20/5).

Dalam beberapa hari belakangan, isu neoliberalisme kerap dikenakan pada pasangan calon presiden dan wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.

Terutama untuk Boediono, mantan Gubernur BI ini selama ini dinilai pemikirannya lebih banyak tertuju pada mazhab neoliberal.

"Selama ini terbukti peran negara kita tonjolkan, kita memberikan stimulus (stimulus fiskal) dan menggerakkan ekonomi sektor riil. Jadi peran negara tak bisa dihilangkan. Jadi omong kosong (yang) bicara neoliberalisme," tegas Andi.

Sumber :
Persda Network