Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 04:14 WIB
Presiden Bantah Jatuhnya Hercules karena Pemangkasan Anggaran
Hindra | Rabu, 20 Mei 2009 | 12:20 WIB
|
Share:

AFP/NAUFAL
Petugas terus berupaya melakukan evakuasi di lokasi jatuhnya pesawat Hercules TNI AU di Desa Geplak, Karas, Magetan, Jawa Timur, Rabu (20/5).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, jatuhnya pesawat Hercules di Magetan, Jawa Timur, Rabu (20/5) pagi, tidak terkait dengan pemangkasan anggaran militer.

"Pesawat jatuh tidak ada kaitannya dengan pemangkasan anggaran militer. Yang dipangkas adalah anggaran pembelian alutsista yang masih bisa ditunda. Tapi, anggaran perawatan dan operasional tidak ditunda," kata Presiden di Jakarta, siang ini.

Berkaitan dengan itu, Presiden meminta semua pihak untuk tidak terburu-buru dalam mengungkapkan penyebab jatuhnya pesawat. "Sore ini saya akan bertemu dengan Menko Polhukan, Menhan, Panglima TNI, KSAU, KSAL. Jangan cepat bilang kecelakaan karena apa. Hal ini memerlukan investigasi, apakah karena ada human error, cuaca, atau kerusakan mesin," katanya lagi.

Menurut Presiden, hingga siang ini informasi yang diterimanya baru seputar kelayakan terbang dari pesawat tersebut.  "Saya baru dapat laporan, pesawat tersebut masih laik terbang," kata Presiden singkat.