SURABAYA, KOMPAS.com - Selama seharian penuh, Wapres Jusuf Kalla mengadakan kunjungan ke sejumlah tokoh, ulama, dan kaum nahdliyin di Jawa Timur, Rabu (13/5). Dalam acara silaturahmi dan peresmian Badan Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Nahdlatul Ulama atau Social Emergency Response (SER), Jusuf Kalla mengajak pasangan wakil presiden yang akan mendampinginya, yaitu Wiranto.
Ketika hadir di Gedung Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim), secara khusus Kalla mengajak Wiranto naik ke podium Aula “ADN” PWNU Jatim untuk meresmikan dan melantik Social Emergency Response (SER) NU Jatim.
Saat memberikan kata sambutan di depan publik, dengan lugas Kalla menyebut Wiranto sebagai mitranya. “Yang terhormat Pak Wiranto...mitra saya,” ucap Kalla yang kemudian diiringi dengan tepuk tangan dari para hadirin.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres Kalla menyumbang satu unit mobil amphibi bagi SER NU Jatim. Kalla berpesan agar SER mampu bertindak lebih cepat dan tanggap dalam menyikapi bencana alam atau serupa dengan slogan pasangan Kalla-Wiranto, yaitu lebih cepat lebih baik.
"Setiap saat bisa terjadi bencana alam dan berdasarkan banyak pengalaman, sebagian bencana alam disebabkan manusia. Karena itu, begitu bencana tiba kita harus bertindak lebih cepat dan lebih tanggap. Rupanya, NU lebih maju karena slogannya paling cepat, paling tanggap,” tutur Kalla disertai suara tawa para audien.
Menanggapi kunjungan Kalla, Rais PWNU KH Miftachul Akhyar mengatakan, sebagai ormas NU tak akan mengarahkan pilihan jamaah untuk mendukung calon presiden tertentu. Namun demikian, terkait pemilihan presiden mendatang, NU akan membahasnya dalam musyawarah kerja NU tanggal 2 Juni 2009.
Sementara itu, Ketua Forum Silaturahmi Pimpinan Kepala Daerah (Fospida) Jatim Hasan Aminuddin yang juga hadir dalam pertemuan mengungkapkan, Fospida akan tetap bersikap obyektif. Sebagai kelompok yang terdiri dari berbagai parpol, pada prinsipnya Fospida akan mendukung calon yang mengusung konsep kedamaian bagi sesama.
Dekati tokoh dan ulama
Sejak Rabu pagi, Kalla memulai kunjungannya ke Jawa Timur di Pondok Pesantren Miftachul Sunnah, di Kedung Tarukan, Surabaya. Selanjutnya sekitar pukul 09.15 Kalla berkunjung ke tokoh sesepuh Madura sekaligus mantan gubernur Jatim M Noer.
Dari kediaman M Noer, sekitar pukul 10.30, Kalla langsung bertolak menggunakan helikopter ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyyah, Situbondo. Dari Situbondo, Wapres Kalla dengan helikopter kembali lagi ke Surabaya untuk meresmikan SER NU di Gedung PWNU Jatim.
Di PWNU, Kalla disambut dua tokoh NU Jatim, yaitu Ketua PWNU Jatim KH M Hasan Mutawakkil Alallah dan Rais PWNU KH Miftachul Akhyar. Sekitar pukul 17.00, Kalla kembali mengadakan silaturahim dengan Forum Musyawarah Ulama se-Jatim di rumah makan Agis, Surabaya.

