Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 03:46 WIB
Panitia WOC Waspadai Ancaman Flu Babi
| Senin, 11 Mei 2009 | 06:52 WIB
|
Share:

MANADO, KOMPAS.com — Panitia Kongres Kelautan Dunia atau World Ocean Conference (WOC) di Manado, Sulawesi Utara, mewaspadai kemungkinan penyebaran flu babi atau virus H1N1mengingat kegiatan tersebut melibatkan delegasi dari berbagai negara.

Sejumlah langkah pencegahan telah dilakukan, termasuk berkoordinasi dengan Departemen Kesehatan RI. "Kita sangat-sangat siap, tapi jangan berlebihan, kami panitia sangat mewaspadai pandemi global, yakni penyebaran flu babi. Bukan itu saja, semua yang mengancam kita waspadai," ujar Emil Agustiono, Deputy Menkokesra Bidang Koordinasi Kependudukan, Kesehatan, dan Lingkungan Hidup, yang juga kordinator bidang kesehatan panitia nasional WOC-CTI Summit.

Sebagai bentuk kewaspadaan itu, panitia menempatkan empat thermal scanner (detektor suhu tubuh) di Bandar Udara Sam Ratulangi. Dua alat ini ditempatkan di ruang kedatangan internasional dan ruang VIP Pemda Bandara. "Siapa pun dia, mau kepala negara, menteri, peneliti, wajib di-scan alat ini. Kita tak mau kecolongan karena sudah ada contoh akibat pandemi global. Flu burung pernah menjadi momok Indonesia, jangan sampai demikian," tambahnya.

Sehubungan dengan penyelengaraan WOC, Departemen Kesehatan RI secara khusus mengirimkan sepuluh dokter spesialis untuk membantu panitia lokal bidang kesehatan. Dokter-dokter ini adalah dokter senior yang memiliki keahlian di bidang masing-masing.

"Memang ada dokter dari sini, tapi kami memperhitungkan kemungkinan terburuk. Labih baik lebih daripada kekurangan. Mereka dikhususkan untuk keadaan darurat," ujar Emil yang menyatakan, secara umum, bidang kesehatan sangat-sangat siap dan tak ada yang perlu dikhawatirkan.(Fernando Lumowa)

Sumber :
Tribun Manado