KOMPAS
Senin, 22 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Kecurangan Pemilu Dituding Untungkan Demokrat
Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary
Selasa, 14 April 2009 | 14:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Rizal Ramli menuding bahwa kesemrawutan pelaksanaan Pemilu Legislatif 9 April lalu, terutama terkait kekisruhan daftar pemilih tetap, adalah sebuah kecurangan sistematis. Kekisruhan itu diindikasi menguntungkan partai pendukung pemerintah, Partai Demokrat.

Rizal mengatakan, di sejumlah tempat yang merupakan kantong penerima BLT, Demokrat mengalami kemenangan.

"Coba kalau bikin peta di desa di seluruh Indonesia. Lihat penyebaran rakyat yang menerima BLT. Letakkan peta penyebaran BLT itu di atas peta kemenangan Demokrat. Di daerah yang penerima BLT-nya banyak, Demokrat menang. Di peta yang Demokrat kalah, terutama kota besar, banyak rakyat yang tidak terdaftar di DPT," kata Rizal, dalam jumpa pers, seusai pertemuan di kediaman Mega, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Selasa (14/4).

Hal tersebut, menurutnya, ada korelasi sistematis dengan dugaan kecurangan tersebut. "Tidak bisa hanya disalahkan KPU, tapi juga Presiden. Pada masa Habibie dan Mega berlangsung jujur dan fair. Tapi kali ini amburadul," ujarnya. "Dan kecurangan ini lebih besar by design -nya," kata Rizal. 

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.