JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kemungkinan menjajaki koalisi dengan Partai Demokrat. Hal tersebut dikatakan Sekjen DPP PPP Irgan Chairul Mahfiz setelah melihat hasil hitung cepat perolehan partai tersebut dalam pemilu legislatif.
"Selaku pribadi dan Sekjen DPP PPP, saya berharap agar PPP bisa berkoalisi dengan Partai Demokrat dan mendukung kembali Susilo Bambang Yudhoyono sebagai calon presiden 2009-2014," kata Irgan melalui layanan pesan singkat di Jakarta, Jumat (10/4).
Hal itu, katanya, karena kecenderungan pilihan masyarakat sudah terlihat dari besarnya perolehan Partai Demokrat bahwa figur Yudhoyono lebih dominan. "Alangkah naifnya andai PPP tidak melihat kecenderungan aspirasi rakyat tersebut terhadap Yudhoyono," katanya.
Ia mengatakan, karena sejak awal PPP punya komitmen mengawal kepentingan masyarakat, sangat tepat dukungan PPP disesuaikan dengan kehendak masyarakat. Namun, katanya, sikap politik PPP ini baru akan dibicarakan secara formal pada forum Mukernas dan setelah ada hasil resmi KPU pada awal Mei.
"Saya yakin bahwa 'akar rumput' PPP termasuk DPW dan DPC cenderung mendukung Yudhoyono kembali sebagai capres pada Pemilu Presiden 2009 yang akan datang," katanya.
Pada Pemilu 2004, PPP memperoleh 8,15 persen suara atau menduduki urutan keempat setelah Partai Golkar, PDI-P, dan PKB. Namun, jika dilihat dari perolehan kursi, PPP menduduki urutan ketiga dengan 58 kursi.
Adapun menurut hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, PPP hanya menduduki urutan keenam dengan peroleh suara sekitar 5 persen.

