JAKARTA, KOMPAS.com — Menanggapi laik tidaknya pesawat Fokker-27 yang jatuh kemarin, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Soebandrio mengatakan, pesawat yang membawa 6 awak dan 18 pasukan khas TNI AU itu masih laik terbang.
"Pesawat raptor-nya Amerika yang baru saja bisa jatuh. Jadi bukan karena umur pesawat atau laik tidaknya pesawat," ujar Soebandrio kepada wartawan seusai memimpin upacara militer di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (7/4).
Mengenai laik tidaknya F-27 diterbangkan, ia kembali menegaskan, pesawat Hercules yang lama saja masih laik. "Kalau tidak laik masak saya bunuh anak buah saya sendiri, ya enggak mungkinlah pesawat tak laik diterbangkan," tegas Soebandrio.
Ia mengatakan, penyebab kecelakaan karena cuaca buruk. "Ya, kami sudah menerjunkan tim khusus untuk menyelidiki penyebab kecelakaan ini, kita tunggu saja hasilnya," jelasnya.
Pesawat Fokker-27 ini dibuat tahun 1975 dan masih dioperasikan hingga saat ini. Tetapi, saat ditanya mengenai umur pesawat yang sudah tua, KSAU mengatakan, jatuhnya pesawat ini bukan karena umur pesawat. Penyebab jatuhnya pesawat F-27 milik TNI AU hingga ini masih diselidiki.

