BOJONEGORO, KOMPAS.com - Dinas Perhutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bojonegoro, memprogramkan demo ploting (demplot) tanaman tembakau virginia voor osgt (VO) seluas 850 ha, pada musim tanam kemarau ini.
"Para petani yang menyiapkan demplot, mendapatkan benih tembakau dan sarana produksi gratis," kata Kepala Dishutbun Bojonegoro, Subowo, didampingi Kasi Bina Usaha Perkebunan, Khoirul Insan, Kamis.
Benih gratis tersebut, merupakan benih unggul hasil penangkaran Balai Penelitian Tembakau dan Tanaman Serat (Ballitas) Malang, yang sekarang ini sudah tersedia 100 kg.
Sedangkan sarana produksi yang diterima petani, di antaranya berupa pupuk. Dalam demplot di areal sawah petani tersebut, sejak awal pembenihan hingga masa pemeliharaan mendapatkan bimbingan teknis.
Dengan demikian, lanjutnya, dalam demplot itu, masa penanaman tembakau dibatasi terakhir 10 Mei. Masa tanam ini, sebagai upaya untuk menjaga kualitas, sehingga ketika masa panen bisa dilakukan sebelum hujan turun.
Selain itu, lokasi demplot akan diarahkan di lokasi yang menjadi sentra penghasil tembakau virginia VO di Bojonegoro, baik di wilayah selatan maupun barat dan timur.
Dia belum bisa menjelaskan secara rinci lokasi demplot tersebut. Tetapi, diusahakan lokasi demplot merata di seluruh wilayah sentra penghasil tembakau virginia VO di Bojonegoro, antara lain di Kecamatan Kedungadem, Sugihwaras, Kepohbaru, Baureno.
"Ada pengusaha yang juga meminta untuk mendapatkan benih unggul, tetapi karena ditanam di wilayah Tuban, terpaksa ditolak," katanya menegaskan.
Dia menjelaskan, adanya demplot tanaman tembakau virginia VO tersebut, selain sebagai upaya meningkatkan kualitas tembakau virginia VO di Bojonegoro, sekaligus sebagai upaya meningkatan produksi.

