Selasa, 29 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 29 Mei 2012 | 05:06 WIB
Pemilih Muslim Anggap PKS Paling Islami
Inggried Dwi Wedhaswary | Jumat, 20 Maret 2009 | 10:36 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dipersepsi pemilih Muslim sebagai partai yang paling Islami. Hal itu terungkap dalam survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) untuk mengukur elektabilitas partai-partai Islam menjelang Pemilu 2009. Peneliti LSI Burhanuddin Muhtadi memaparkan, berdasarkan survei yang dilakukan pada September 2008, PKS dipilih 20 persen responden, disusul PKB (18 persen), PPP (13 persen), dan PAN (5 persen).

"Persepsi ini sedikit dipengaruhi oleh sikap partisan pemilih, yakni kemampuan untuk mengidentifikasi keislaman partai sedikit terkait dengan kecenderungan pilihan terhadap partai bersangkutan," ujar Burhanuddin dalam jumpa pers di Kantor LSI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/3).

Hasil ini jauh berubah dengan survei yang dilakukan pada April 2008. Saat itu hasil menunjukkan, PPP dianggap paling Islami oleh 78 persen responden, disusul PKB, PBB, PAN, dan PKS.

Menurut Burhanuddin, meski platform PBB dianggap para ahli lebih Islami, namun di mata pemilih ternyata PKB dinilai lebih Islami meskipun tidak ber-platform Islam. Pemilih juga dinilai telah mampu melihat perbedaan identifikasi identitas Islam dan Pancasila. "Secara elektoral, Pancasila tidak bisa diidentikan dengan Islam atau sebaliknya. Partai Islami tidak otomastis partai Pancasilais dan sebaliknya," kata Burhanuddin.

Secara keseluruhan, partai Islam hanya mampu mendominasi sebagai partai menengah. Sebab, posisi tiga besar diisi oleh partai nasionalis, yaitu Demokrat, Golkar, dan PDI Perjuangan. Akan tetapi, hasil survei ini menunjukkan adanya peningkatan dukungan pada partai Islam dibandingkan survei Desember 2008.

Populasi survei ini adalah seluruh warga negara yang telah mempunyai hak pilih, dengan jumlah sampel 2.455 orang. Margin error 2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Metode survei dengan wawancara tatap muka yang dilakukan pada medio 8-18 Februari 2009.

Advertorial
»