Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 22:34 WIB
Eko Patrio Terindikasi Lakukan Politik Uang
Ingki Rinaldi | Kamis, 19 Maret 2009 | 18:52 WIB
|
Share:

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Pelawak Eko Hendro Purnomo atau akrab disapa Eko Patrio menghadiri acara silaturahmi artis calon legislatif di Financial Club, Gedung Graha Niaga, Jakarta, Rabu (19/11/2008). Acara ini dilakukan untuk mempersatukan artis yang terjun di kancah politik meski berbeda partai politik. Eko patrio tampil sebagai calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) daerah pemilihan Jawa Timur 8.

TERKAIT:

MOJOKERTO, KOMPAS.com — Pelawak Eko Patrio yang adalah calon anggota legislatif atau caleg DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) disinyalir melakukan praktik politik uang. Hal itu kemungkinan terjadi saat Eko melakukan kampanye terbuka di sekitar wilayah kampung Penarip, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Prajurit Kulon, lingkungan Pekayon Kelurahan Kranggan, Kecamatan Prajuritkulon, dan di Keradenan, Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Rabu (18/3).

Kasatreskrim Polresta Mojokerto AKP Effendi Lubis, seusai bertemu dengan Panwas Pemilu Kota Mojokerto, Kamis (19/3), menyebutkan, polisi masih memberikan waktu bagi Panwas untuk mengumpulkan bukti terkait dugaan itu.

Effendi menyebutkan, yang dimaksud dugaan praktik politik uang oleh Eko Patrio yang bernama asli Eko Hendro Purnomo itu ialah saat ia diketahui membagikan sejumlah uang kepada sejumlah orang yang berhasil menebak dengan benar setiap pertanyaannya.

"Uang itu diberikan masing-masing Rp 30.000 kepada lima orang yang mengikuti kuis," kata Effendi. Ia menyebutkan, pertemuan dengan Panwas Kota Mojokerto lebih sebagai bentuk koordinasi untuk menentukan langkah selanjutnya.

Ketua Panwas Kota Mojokerto I Dewa Gde Paramartha seusai pertemuan itu menyebutkan, pihaknya merasa kesulitan mengumpulkan barang bukti. "Arahnya memang money politics," ujar Paramartha.