Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 03:27 WIB
Pemilu, Tunggu Partai Kasih Uang!
Inggried Dwi Wedhaswary | Kamis, 19 Maret 2009 | 17:13 WIB
|
Share:

KOMPAS/LUCKY FRANSISKA

JAKARTA, KOMPAS.com — Permainan politik uang (money politics) pada hari H pelaksanaan pemungutan suara harus diwaspadai bersama. Aksi yang sering disebut sebagai serangan fajar ini diprediksi akan kembali terjadi pada pemilu tahun ini, apalagi hasil survei yang dilakukan Reform Institute menunjukkan, sebagian besar masyarakat menyatakan akan menentukan pilihannya pada saat hari H. Saat ini, belum ada pilihan yang mereka tetapkan.

Survei terhadap 2520 responden menghasilkan 41,38 persen yang menyatakan baru akan menentukan pilihan pada hari pemberian suara. Pertanyaan selanjutnya, kapan menentukan pilihan partai/caleg?

Sebanyak 17,19 persen responden akan menentukan pilihan seminggu sebelum pemilu, dan 9,71 persen memilih menentukan pilihan dua minggu sebelumnya. Yang menarik, 31,72 responden masih merahasiakan kapan mereka akan menentukan pilihan.

Menurut peneliti Reform Institute, Kholid Novianto, kelompok-kelompok yang belum punya pilihan dan baru menentukan pilihan pada hari H sangat mengkhawatirkan. "Kelompok masyarakat yang ini sangat labil. Menjelang hari H akan banyak operasi serangan fajar," kata Kholid.

Apalagi, saat diajukan pertanyaan alasan belum memiliki pilihan parpol, salah satu alasan yang disampaikan responden adalah menunggu partai/caleg yang memberi uang.