JAKARTA, JUMAT — Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Bidang Pemerintahan, Sutradara Ginting, membenarkan adanya rencana pertemuan antara Megawati dan Jusuf Kalla. Sangat bisa diduga, katanya, rencana pertemuan itu pastinya adalah membahas masalah bangsa terkini.
Dan sudah tentu soal penjajakan, atau koalisi. Resminya memang akan dilakukan setelah Pemilu 9 April, akan tetapi, perlu dilakukan pertemuan pendahuluan sehingga kalaupun terjadi koalisi, tidak bersifat dadakan. Pertemuan antara Golkar dan PDI Perjuangan ini, sebetulnya adalah pertemuan lanjutan dari pertemuan yang sudah-sudah.
"Pak JK sudah bertemu dengan Ibu Megawati saat Hari Raya Idul Fitri lalu. Kemudian, Pak Taufik Kiemas juga sudah beberapa kali bertemu dengan Surya Paloh. Nah, pertemuan antara Golkar dan PDI Perjuangan ini, tentunya akan menarik. Karena kalau dua partai besar, yang sama-sama memiliki jumlah fraksi terbanyak di DPR, tentu akan menjadi pertemuan yang tidak biasa," kata Sutradara Ginting.
Ia menolak saat ditanya apakah ada kemungkinan Jusuf Kalla akan disandingkan dengan Megawati Soekarnoputri. Yang jelas adalah, baik Golkar maupun PDI-P, kini sama-sama melakukan penjajakan dengan semua pihak terkait membangun koalisi permanen pascapemilu legislatif mendatang.
"Yang jelas, setelah Golkar mulai memberanikan diri, dinamikanya sekarang makin berkembang. Sangat wajar bila Golkar sekarang ini makin intensif melakukan pertemuan-pertemuan, termasuk dengan PDI Perjuangan. Golkar dan PDI Perjuangan sadar, tidak akan ada yang bisa menang secara sendirian di pemilu nanti. Dan dalam UU juga mensyaratkan adanya dukungan yang signifikan sehingga koalisi memang sangat dibutuhkan," katanya.

