Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 03:23 WIB
RI Perjuangkan REDD di WOC
M Suprihadi | Selasa, 3 Maret 2009 | 15:48 WIB
|
Share:

JAKARTA, SELASA — Pemerintah Indonesia akan mengadopsi konsep dasar Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi (REDD) untuk diterapkan di laut. Penerapan REDD di laut itu bahkan akan diperjuangkan pada Konferensi Kelautan Dunia (World Ocean Conference/WOC) di Manado pada 11-15 Mei 2009.

"Penerapan REDD untuk hutan sudah. Untuk laut belum dibahas," kata Ketua Panitia Nasional WOC 2009, Indroyono Soesilo, di Jakarta, Selasa (3/3).

Ia mengatakan, Konferensi Kelautan Dunia di Manado itu akan digunakan Indonesia untuk memperjuangkan perdagangan karbon untuk laut.

Menurut Indroyono, dunia menyerukan bahwa laut perlu diselamatkan. Terumbu karang harus diamankan, tetapi tidak mungkin pendanaan semua diserahkan pada negara pemilik terumbu karang. Oleh karena itu, beberapa negara maju termasuk Amerika Serikat mencoba memberikan hibah awal sebesar 250 juta dollar AS untuk menyelamatkan terumbu karang.

"Perhitungan karbonnya seperti apa, nanti baru akan dijabarkan dalam pertemuan-pertemuan selanjutnya," ujar dia.

Mantan Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan ini mengatakan, verifikasi-verifikasi perlu dilakukan dalam pelaksanaan penyelamatan terumbu karang di laut.

Pihak pemberi hibah akan memasang pemantau-pemantau laut untuk memastikan dana dipergunakan untuk penyelamatan terumbu karang.

Sumber :
Antara