BANDUNG, JUMAT — Departemen Pertahanan (Dephan) mengharapkan, pesanan 134 panser produksi PT Pindad dapat diselesaikan pada tahun 2009. Dephan memesan 154 panser, sebanyak 20 unit di antaranya sudah dikerjakan dan diserahkan PT Pindad.
Direktur Jenderal Sarana Pertahanan Dephan Marsekal Muda Eris Herryanto di Bandung, Jumat (27/2), mengatakan, belum semua panser diselesaikan karena kendala pendanaan. Meski demikian, masih ada kemungkinan sisa pesanan panser dapat diselesaikan tahun 2009.
Sebab, menurut Eris, pihaknya akan terus mencari kejelasan tentang ketersediaan anggaran panser. Oleh karena itu, kontrak pembelian dianggap belum perlu diamandemen. Pihak PT Pindad diharapkan tetap mengerjakan panser sesuai pesanan.
Dalam kontrak pembelian, terdapat klausul yang menjelaskan bahwa PT Pindad wajib mengirimkan panser, sebulan setelah anggaran tersedia. Jika pesanan panser terus dikerjakan, klausul akan dapat dilaksanakan begitu anggaran tersedia. (bay)

