Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 03:21 WIB
Rapat soal Korban Century Dijaga Ketat
Hasanuddin Aco | Kamis, 26 Februari 2009 | 14:59 WIB
|
Share:

KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Dewi (kiri) meluapkan kekesalan kepada perwakilan Bank Century karena tidak mendapatkan penjelasan pasti mengenai nasib uang mereka di kantor pusat Bank Century di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (17/12). Ia bersama nasabah lainnya, yang menjadi korban produk reksa dana PT Antaboga, meminta penggantian penuh uang mereka yang total diperkirakan mencapai triliunan rupiah.

TERKAIT:

JAKARTA, KAMIS — Rapat kerja Komisi XI (Komisi Keuangan) DPR RI dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Boediono, Deputi Gubernur Bank Indonesia Siti Ch Fadjrijah, dan Kepala Bapepam-LK Fuad Rahmany yang digelar di ruang Komisi XI DPR RI Jakarta, Kamis (26/2) sekitar pukul 14.30 WIB, diwarnai pengamanan ketat.

Agenda rapat membahas soal penyelesaian kasus Bank Century. Sejumlah nasabah korban produk Bank Century tampak hadir dalam rapat. Mereka membagikan sejumlah selebaran bukti surat tertulis yang ditujukan langsung ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berisi enam butir pernyataan sikap dan bukti bahwa mereka korban Century.

Lain dari biasanya, rapat kerja kali ini dibarengi dengan pengamanan ketat. Semua tamu yang hendak memasuki ruang rapat diharuskan menunjukkan kartu pengenal di depan pintu masuk.

Selain itu, sejumlah pengamanan dalam (pamdal) DPR berseragam biru dan beberapa polisi terlihat mondar-mandir di luar ruang rapat. Hingga saat ini, rapat masih berlangsung dan Bank Indonesia serta Departemen Keuangan memberikan tanggapan atas masalah Century.

Sumber :
Persda Network