Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 03:19 WIB
KPK Undang Parpol Berdeklarasi Antikorupsi
Rita Ayuningtyas | Jumat, 20 Februari 2009 | 20:28 WIB
|
Share:

KOMPAS/PRIYOMBODO
Pelajar yang tergabung dalam Gerakan Pelajar (SMA, SMK, dan MA) DKI Jakarta menggelar aksi simpatik terkait gerakan antikorupsi di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (20/6). Aksi itu sebagai bentuk dukungan moral bagi KPK dalam membasmi korupsi.

JAKARTA, JUMATKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengundang semua partai politik peserta pemilu untuk berdeklarasi antikorupsi pada Rabu (25/2). Sampai saat ini sudah ada 32 pimpinan partai politik bersedia datang ke KPK pada hari itu.

"Sampai Jumat ini, sudah ada 32 pimpinan parpol yang bersedia datang pada 25 Februari nanti. KPK undang untuk deklarasi antikorupsi. Itu semacam komitmen mereka untuk melaksanakan pemilu yang bersih dan pemberantasan korupsi," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi kepada wartawan, Jumat (20/2).

Menurut dia, KPK mengundang ketua umum semua parpol peserta pemilu. Namun, lanjutnya, masih bisa diwakilkan. Beberapa Ketum Parpol yang sudah menyatakan bersedia, yaitu Jusuf Kalla, Megawati Soekarnoputri, dan Wiranto.

"Tadi saya ketemu Pak JK, dia bilang insya Allah datang. Megawati juga bilang akan datang kalau tidak ada halangan. Lalu Wiranto dari Hanura juga menyatakan kesediaannya," tuturnya.

Lalu, bagaimana dengan capresnya? Johan mengatakan, KPK akan membuat acara spesial untuk mereka. "Nanti ada acara selanjutnya," tukasnya.