JAKARTA, SENIN — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan bermalam di Batam dalam rangkaian kunjungannya ke Provinsi Kepulauan Riau tersebut selama dua hari, dimulai Senin 19 Januari 2009 ini.
Presiden akan tiba sekitar pukul 08.00 dengan agenda utama peresmian Kawasan Perdagangan Bebas Batam, Bintan, Karimun (BBK). "Itu salah satu agenda Presiden di Batam," kata Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng kepada Persda, Minggu (18/1).
Presiden, menurut Andi, ingin agar BBK menjadi kawasan investasi yang disegani tidak hanya di kawasan regional, tetapi juga dunia. "Kita ingin kembalikan kejayaan kawasan ini terutama Batam," paparnya.
Menurut Andi, dalam kondisi krisis global seperti sekarang ini, Batam diharapkan bisa memicu pertumbuhan ekonomi terutama ekspor. "Ini diharapkan mendorong investasi baru dan menciptakan lebih banyak lagi lapangan kerja," tuturnya.
Andi mengatakan begitu banyak informasi yang sampai ke Presiden mengenai kondisi investasi di kota yang bertetangga dengan Singapura tersebut. Itulah sebabnya, menurut Andi, Presiden mengupayakan langsung untuk melihat seperti apa kondisi investasi di sana.
"Pertanyaannya, kenapa Singapura bisa disegani. Kita ingin Batam bisa seperti itu. Kita ingin ada revitalisasi segera di Batam," katanya.
Andi tidak menjelaskan lebih jauh lagi agenda Presiden selanjutnya. Juga ketika ditanya apa ada agenda pertemuan dengan kalangan pengusaha setempat. "Detailnya saya belum tahu. Saya kira protokoler di sana yang siapkan," katanya. (Persda Network/aco)
