JAKARTA, MINGGU - Tangki berisi premium 5.000 kiloliter di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara meledak disusul kobaran api, Minggu (18/1) pukul 21.20. Hingga pukul 00.00, terdengar 20 kali suara ledakan di tengah lidah api yang membubung ke angkasa hingga ketinggian 200 meter.
Depo Pertamina Plumpang merupakan pusat pemasokan bahan bakar minyak di wilayah Jakarta sampai sebagian wilayah Jawa Barat. Depo Plumpang menyalurkan berbagai macam produk yaitu premium, kerosene, solar, biosolar, pertamax, dan pertamax plus. Depo itu melayani SPBU se-Jabodetabek, memasok premium ke 600 SPBU.
Depo Plumpang menyuplai premium 11.000 kiloliter per hari, kerosen (4.200 kl/hari, solar plus biosolar (5.100 kl). Depo ini juga menjadi urat nadi penyuplai energi di tiga pulau besar, yakni Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, bahkan termasuk untuk kapal laut yang sandar di Pelabuhan Tanjung Priok.
VP Communications Pertamina Anang Rizkani Noor, menyebutkan tangki nomor 24. "Sumber api berasal dari tangki nomor 24 yang berisi 5.000 kiloliter premium," ujar Anang Rizkani Noor.
Menurut Anang, pasok BBM untuk wilayah Jabodetabek masih cukup. "Kami memiliki stok 50.000 hingga 60 ribu liter, jadi secara teknis stok cukup. Kami imbau konsumen tidak usah khawatir," ujar Anang. Menurut Anang, api sudah dapat dilokalisasi pada lokasi kejadian, yani tangki 24.
Hingga pukul 23.45 WIB, aparat pemadam kebakaran mengerahkan 37 unit mobil pemadam, tetapi api tidak dapat dipadamkam. "Api makin besar ini, dan ledakan masih timbul lagi dan angin kencang," ujar Rizkiansyah, seorang petugas pemadam.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Persda Network, setidaknya ada 26 tangki di depo ini. Tiga depo ukuran kecil, 15 tangki ukuran sedang dan delapan lagi ukuran besar.
Kepala Satuan lalu-lintas Jakarta Utara, Komisaris Polisi Irfan akibat kebakaran ini, arus lalu-lintas dihentikan dari dan menuju Tanjung Priok. Ruas jalan tol dari Cawang menuju Tanjung Priok ditutup, dari kilometer 12 menuju Arthagading, dialihkan keluar melalui Ancol dan akan keluar menuju tol RE Marthadinata. Kemudian arus lalu lintas dari Tanjung Priok ke Cawang dialihkan masuk dari pintu tol Ancol atau Tomang.
Karena arus lalu-lintas sudah sangat padat, jalur non tol menuju Pulumpang pun ditutup. Bahkan mobil pemadam diarahkan ke Jalan tol Priok, melalui pintu 2 Plumpang kemudian masuk menuju lokasi kebakaran.
Khawatir menjadi korban warga sekitar diunsingkan menjauh dari lokasi kejaidan. Sebagian mereka berada di Jalan Tanah Merah dan Yos Sudarso. (persda network/coi/ ugi/amb)
