JAKARTA, SABTU — Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di Jakarta mengingatkan masyarakat, pemerintah daerah, dan jajaran pihak di Departemen Kesehatan bersikap proaktif dan tetap waspada menghadapi musim hujan kali ini agar terhindar dari penyakit dan bahaya banjir.
"Saya harap semua pihak siaga, baik dari pihak Depkes, pemda setempat, maupun masyarakat sendiri. Musim hujan telah tiba, penyakit mengancam kita kalau lengah, seperti leptospirosis dan demam berdarah. Untuk itu, gunakan air bersih dan jagalah kebersihan," katanya di hadapan sejumlah pejabat Departemen Kesehatan di Jakarta, Jumat.
Menkes mengatakan, pada 2008 Indonesia telah sukses terbebas dari ledakan angka kasus demam berdarah sehingga ia berharap pada 2009 ini keadaan yang sama dapat terjadi.
"Saya ingatkan pada seluruh jajaran Departemen Kesehatan supaya bersiaga agar jangan sampai ada kenaikan jumlah penderita demam berdarah sebab biasanya kenaikan jumlah penderita ini terjadi pada Januari dan Februari," kata Menkes pada acara pelantikan pejabat Eselon II di lingkungan Departemen Kesehatan.
Siti juga mengimbau para pejabat di Depkes agar tidak hanya menjalankan program-program saja, tetapi juga melakukan langkah jemput bola memantau ke daerah.
"Saya minta semua pihak di Depkes jangan hanya menunggu, harus proaktif melakukan langkah antisipasi," katanya.
Ketersediaan Obat
Menkes mengungkapkan, dalam rangka upaya mengantisipasi merebaknya berbagai penyakit di musim hujan kali ini, pihaknya juga terus mengupayakan ketersediaan obat generik untuk masyarakat.
"Saya ingin masyarakat tidak terganggu akses kesehatannya termasuk soal ketersediaan obat dan agar harganya tetap terjangkau," kata Menkes.
Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah meminta agar pemerintah daerah menyiapkan dinas kesehatan di wilayah masing-masing untuk menyediakan obat generik. Demikian halnya apotek-apotek diminta untuk menyediakan obat generik dengan harga yang terjangkau.
"Apotek harus ditindak kalau tidak menyediakan obat generik, kalau perlu dicabut izinnya. Kenapa fokusnya obat? Karena harga obat di Indonesia masih mahal, jadi saya ingin masyarakat membeli obat dengan mudah dan murah," demikian Menkes.

