Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 02:36 WIB
50 Pengusaha Singapura Berdialog dengan Presiden SBY
M Suprihadi | Kamis, 15 Januari 2009 | 21:02 WIB
|
Share:

BATAM, KAMIS — Sejumlah pengusaha nasional, bersama sekitar 50 orang dari Singapura dijadwalkan berdialog dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Turi Beach Resort Batam, Senin (19/1) pekan depan.

"Dialog itu akan bertemakan daerah perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) khususnya di Batam, Bintan, dan Karimun (BBK)," kata Kepala Badan Promosi dan Investasi Kepulauan Riau HS Mohammad Taufik di Batam, Kamis (15/1).

Peserta diharapkan akan dapat mengetahui lebih banyak tentang FTZ di Indonesia, terutama di BBK dari Presiden, dan peserta dapat mengemukakan harapan atau pandangan mengenai FTZ.

Pada Juni 2006, Pemerintah Indonesia dan Singapura bersepakat bekerja sama mengembangkan perekonomian di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) BBK, yang kini dinamai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (FTZ) BBK.

Kunjungan kerja Presiden ke Batam akan diisi dengan dua kegiatan di tempat berbeda, yaitu di Mega Wisata Ocarina sekitar pukul 10.00 dan dialog dengan pengusaha di Turi Beach sekitar pukul 15.00.

Di Ocarina, Presiden akan menandatangani prasasti operasional 16 investor baru di BBK, yang di Batam antara lain berupa tiga perluasan usaha hotel dan tiga hotel baru.

Menurut Taufik, investasi-investasi itu bukan lagi yang sebatas wacana atau penandatanganan nota kesepahaman belaka, melainkan semuanya sudah berjalan. 

Sumber :
Ant