MELBOURNE, SELASA - Peringkat dua dunia, Roger Federer kaget mengetahui petenis Inggris, Andy Murray diunggulkan menjadi juara di turnamen grand slam Australia Terbuka pekan depan.
"Dia diunggulkan?" ungkap Federer dalam konferensi pers menjelang turnamen Kooyong Classic, Selasa (14/1). "Baguslah. Namun hal ini tidak akan membantunya," kata pemain asal Swiss tersebut.
Murray merupakan petenis nomor satu Inggris. Ia kalah dari Federer di final turnamen grand slam AS Terbuka, September lalu. Namun ia pernah mengalahkan Federer dan peringkat satu dunia, Rafael Nadal.
Menurut Federer posisi diunggulkan ini tidak menjamin kesuksesan pemain. "Saya pernah dalam posisi itu dan ternyata gagal," kata Federer yang pernah meraih 13 gelar juara turnamen grand slam.
Federer menganggap Murray, petenis berusia 21 tahun asal Dunblane, Skotlandia tersebut belum pantas diunggulkan untuk sebuah turnamen grand slam. "Ia memang maju pesat dengan tampil baik di Doha dan mengakhiri musim dengan baik. Namun ia belum pernah memenangi slam."
"Novak (Djokovic) adalah juara bertahan di sini. Rafa mengalami musim yang baik sekali. Saya sendiri menang di turnamen (grand) slam terakhir. Mengejutkan juga mengetahui hal ini," kata Federer.
Federer absen dalam turnamen Kooyong Classic tahun lalu karena cedera namun ikut kembali tahun ini dan akan menghadapi petenis Spanyol, Carlos Moya dalam pertandingan pertama Rabu.

