Kondisi tersebut dikontribusi oleh seluruh komponen, terutama deposito tenor 1 bulan. Demikian Tinjauan Kebijakan Moneter Bank Indonesia (BI) yang dipublikasikan di situs BI.
Penyumbang utama dari naiknya pertumbuhan deposito adalah kelompok perorangan dan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS). Sementara itu, pada komponen tabungan, terjadi perlambatan pada kelompok perseorangan. Hal ini diindikasi akibat lebih menariknya suku bunga deposito dibandingkan dengan suku bunga tabungan.
Dari tabel perkembangan suku bunga BI tercatat bunga deposito rupiah bank rata-rata 10 persen pada November 2008. Bandingkan pada Januari-April, bunga deposito rupiah bank masih berada pada rata-rata 8,00 persen.
