JAKARTA, KAMIS - Pemerintah didesak untuk segera meminta bank-bank milik pemerintah agar menurunkan suku bunga dana dan kreditnya menyusul turunnya suku bunga acuan (BI Rate) hingga 8,75 persen.
Menurut Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Silmy Karim, penurunan suku bunga bank pemerintah akan diikuti bank swasta besar dan bank kecil. Selain itu, bank pemerintah memiliki likuiditas untuk segera menurunkan suku bunga dan mendorong ekonomi nasional tumbuh lebih baik.
"Bank-bank pemerintah kan besar-besar, seharusnya pemerintah meminta bank pemerintah untuk menurunkan suku bunganya. Kalau bank swasta dan bank kecil susah nurunin," kata Salim, di gedung CSIS, Jakarta, Kamis (8/1).
Lebih lanjut Salim menilai perbankan di Indonesia tidak efisien dibandingkan negara lain. Hal ini menyebabkan perbankan menaikkan suku bunga untuk menutupi likuiditas. "Spread (selisih bunga) perbankan di Indonesia mencapai 6 persen bahkan lebih. Padahal, di Singapura hanya sekitar 2-3 persen," kata Salim.
