BANDUNG, SENIN - Masyarakat dan Kaum Lintas Agama Kota Bandung menyatakan keprihatinan serta mengutuk kekerasan yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Mereka juga mengimbau agar konflik itu tidak diseret ke wilayah agama.
Demikian disampaikan Ketua Forum Lintas Agama Kota Bandung, Ki Agus Zaenal Mubarok dalam pernyataan pers Masyarakat dan Kaum Lintas Agama Kota Bandung, Senin (5/1). "Kami mengimbau agar pemerintah Indonesia bersikap dan bertindak proaktif dalam menciptakan perdamaian Israel-Palestina," kata Agus.
Menanggapi adanya posko-posko jihad Palestina di beberapa tempat, Ketua Nahdatul Ulama Kota Bandung Maftuh Kholil mengatakan konflik Israel-Palestina tidak sekadar dilatarbelakangi masalah agama, tetapi oleh sebab yang kompleks. Sebab itu Kholil mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing emosinya. "Perang hanya salah satu cara dari jihad. Jangan sampai konflik Israel Palestina justru menimbulkan pertikaian di dalam negeri," kata Kholil.
Kholil justru menyerukan agar masyarakat lebih bergerak untuk memberikan bantuan kemanusiaan ke Palestina. Dalam acara ini Pendeta GPIB Jemaat Bethel Christian Oro menyampaikan bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan dari jemaat. Christian yang juga Ketua I Persekutuan Gereja Indonesia Jawa Barat mengatakan, konflik Isarel Palestina memang isu yang peka, termasuk di Indonesia. Pekan ini ia akan membawa usulan pengumpulan sumbangan kemanusiaan ke rapat PGI Jabar.
