BIAK, SENIN — Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Menteri Perhubungan Jusman Safeii Djamal serta Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan rombongan, Senin (5/1) pagi, meninjau langsung lokasi gempa tektonik di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Dari Biak dilaporkan, ketiga menteri beserta rombongan berangkat dari hanggar Pangkalan Udara TNI AU Manuhua, Biak, dengan menggunakan pesawat Hercules TNI AU pada pukul 07.26 WIT.
Selain meninjau lokasi dan korban gempa di Manokwari, rombongan ketiga menteri itu akan menyerahkan juga bantuan pemerintah pusat berupa beras, galon penyaring air, obat-obatan, bahan kebutuhan sehari-hari, serta uang Rp 1 miliar.
Beberapa jam sebelumnya, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI AY Nasution bersama sejumlah pamen Kodam juga bertolak ke Manokwari, ibu kota Papua Barat, untuk meninjau langsung kondisi masyarakat yang mengungsi di markas Kodim Manokwari pascaperistiwa gempa tektonik, Minggu (4/1) pagi, yang menghancurkan berbagai fasilitas fisik bangunan setempat.
Ny Ocal, salah seorang warga Manokwari, mengakui, dirinya bersama keluarga masih waspada tinggal di rumah mengingat masih terjadi gempa susulan. "Kami tidur di luar rumah karena masih saja ada gempa susulan," kata warga pantai Borobodur, Manokwari.
Dampak dari peristiwa gempa tektonik di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, selain merusak berbagai fasilitas bangunan, seperti hotel, perumahan masyarakat, serta menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dilaporkan, gempa di Manokwari pada Minggu pagi berkekuatan 7,2 SR dengan pusat gempa pada posisi 0,42 lintang selatan (LS), 132 bujur timur (BT), kedalaman 10 km, dan berjarak 135 km barat laut Kota Manokwari.
