JAKARTA, SENIN — PT Pertamina Persero melanjutkan distribusi ke seluruh wilayah nusantara secara maksimal. Guna menunjang kegiatan tersebut, depot-depot Pertamina seluruh Indonesia beroperasi selama 24 jam dalam lima hari terakhir.
Stok Nasional BBM selama tiga hari terakhir (dari tanggal 1 Januari s/d 3 januari) untuk premium 2.763.149 kiloliter atau mencukupi kebutuhan 13,4 hari dan solar 5.283.642 kiloliter mencukupi kebutuhan untuk 28,3 hari.
Hasil penyaluran nasional selama (dari tanggal 1 Januari s/d 3 Januari) premium 164.122 kiloliter dan solar sebanyak 94.733 kiloliter.
"Langkah tindak lanjut adalah meneruskan distribusi BBM selama 24 jam, memberikan kredit kepada pengusahan SPBU yang belum memiliki Delivery order (DO) selama bank persepsi libur sabtu minggu," sebut Direktur Utama PT Pertamina Persero Ari H Soemarno.
Langkah Pertamina lainnya adalah melaksanakan Contigency Plan dengan menerapkan sistem manual sekaligus berkordinasi dengan bank persepsi agar melayani transaksi selama libur. Untuk itu, penyaluran BBM akan kembali pada kondisi normal besok.
Adapun penyebab hambatan distribusi BBM di SPBU adalah berkurangnya stok BBM di SPBU menjelang 1 Januari 2009, libur panjang mengganggu adminstrasi pembayaran, dan penerapan MySAP yang belum dapat berjalan sempurna sehingga menyebabkan delay pengangkutan ke SPBU.
