SEOUL, SENIN — Kalau tak ada aral melintang, para pekerja di Ssangyong Motor Korea Selatan bakal berunjuk rasa menentang pengurangan 3.000 tenaga kerja. Pada Senin (5/1), serikat pekerja melakukan pemungutan suara untuk mengambil sikap berdemonstrasi.
Ssangyong yang 51 persen sahamnya dimiliki oleh Shanghai Automotive Industry Corp dari China ikut terempas krisis global. Di "Negeri Ginseng", Ssangyong menyerap 5.200 pekerja di divisi perakitan.
Di Korsel, Ssangyong adalah industri otomotif kelima terbesar. Dua paling besar adalah Hyundai dan Kia. Tiap tahunnya, Ssangyong mampu memproduksi 200.000 kendaraan dan mampu menyerap 7.100 pekerja. Pada sembilan bulan pertama 2008 terkait melemahnya permintaan domestik untuk kendaraan kelas SUV, perusahaan ini membukukan kerugian bersih 98,1 miliar won atau 74,1 juta dollar AS. Selain jenis kendaraan tersebut, Ssangyong juga membuat sedan mewah.
