BAGHDAD,MINGGU-Ledakan bom bunuh diri di daerah al-Kadhemiya, Baghdad utara, Minggu (4/1), menewaskan 35 orang, kata laporan kantor berita Voices of Iraq, mengutip sumber keamanan setempat.
Kantor berita tersebut mengatakan, serangan itu dilakukan oleh wanita pelaku bom bunuh diri.
Wanita yang mengenakan sabuk yang sudah diisi bahan peledak itu meledakkan dirinya di satu kantor pemeriksaan polisi militer di daerah al-Kadhemiya, kata sumber kantor berita itu. Namun rincian lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut tidak segera bisa diketahui.
Sementara itu AFP mengutip pejabat pemerintah melaporkan, ke-35 korban yang tewas termasuk wanita dan anak-anak, serta melukai 65 orang lainnya, di dalam pawai keagamaan dekat tempat ibadah Kakhimiyah, Baghdad utara.
"Wanita itu mengenakan sabuk berbahan peledak dan kemudian meledakkan dirinya di dekat salah satu pintu masuk ke rumah ibadah itu," kata Mayjen Qassim Atta kepada AFP. "Menurut laporan awal kami 35 orang tewas dan 65 lainnya cedera. Sebagian besar dari mereka adalah para peziarah Iran, wanita dan anak-anak," kata Atta, yang adalah jurubicara operasi keamanan Irak, di Baghdad. Dia menyebutkan, kekuatan ledakan itu ’sangat besar’.
Seorang pejabat kementerian dalam negeri mengatakan jumlah korban tewas 38 orang. Sedangkan militer Amerika Serikat mengatakan, pihaknya telah mengetahui pemboman itu dan kini sedang menunggu laporan jumlah korban.
Serangan tersebut paling banyak menelan korban sejak 11 Desember, ketika sedikitnya 55 orang tewas dan 95 lainnya cedera dalam serangan bom bunuh diri di satu restoran di luar kota utara Kirkuk.
Serangan Minggu, terjadi dua hari setelah seorang pria pelaku bom bunuh diri menewaskan sedikitnya 23 orang, dan melukai 72 lainnya, di satu pertemuan warga suku di selatan Baghdad.
Pemboman terakhir itu tampaknya akan meningkatkan kecemasan kemampuan pasukan Irak dalam memelihara keamanan di ibukota, setelah AS menyerahkan sebagian tugas keamanannya kepada pasukan Irak 1 Januari, seperti yang diputuskan oleh PBB.
Pada Desember lalu, total 316 orang Irak tewas dalam kekerasan politik di seluruh Irak, Meskipun demikian jumlah itu adalah yang terendah selama hampir tiga tahun. Secara keseluruhan, 6.772 orang Irak tewas di negaranya pada tahun lalu, atau turun dari 17.430 orang pada tahun 2007.

