Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 19:05 WIB
Populasi Harimau di Aceh Tinggal 300 Ekor
Tri Wahono | Rabu, 24 Desember 2008 | 16:07 WIB
|
Share:

BANDA ACEH, RABU - Populasi harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di kawasan hutan yang masuk wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) diperkirakan hanya tinggal ratusan ekor.

"Kita tidak tahu pasti jumlah harimau yang tersisa di hutan Aceh tapi kira-kira antara 200-300 ekor lagi," kata Mike Griffiths dari Badan Pengelolaan Kawasan Ekosistem Leuser (BPKEL) di Banda Aceh, Selasa (23/12).

Dia mengatakan, jika warga masih terus menangkap hewan berbulu loreng itu dan mengeluarkan dari ekosistemnya lama-kelamaan pupulasi harimau turun dan akan punah dengan sendirinya. Konflik manusia dan harimau sudah cukup lama terjadi di Aceh sehingga masyarakat melakukan berbagai upaya agar si raja hutan itu tidak kembali lagi menganggu warga seperti memerangkap dengan jerat maupun racun.

"Kita berusaha bagaimana agar populasi harimau di Aceh tetap bertahan. Daripada harimau ditangkap dan dijual maka kita merelokasi ke tempat yang jauh dari pemukiman supaya tidak mengganggu warga lagi," katanya.

Jika populasi harimau semakin kecil maka dengan sendirinya satwa liar itu akan punah akibat masalah genetik. Untuk menjaga agar tidak punah, harimau Sumatra yang berhasil diperangkap warga di rawat di Balai Konservasi dan Sumberdaya Alam (BKSDA) NAD dan akan direlokasi kembali ke kawasan hutan yang jauh dari pemukiman penduduk.

"Sama seperti manusia jika menikah dengan saudara yang memiliki hubungan darah dekat maka akan timbul masalah genetik, begitu pula dengan harimau," tambahnya.

Sumber :
Antara