Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 17:38 WIB
Jelang Liburan, Pegadaian Laris Manis
Hindra | Rabu, 24 Desember 2008 | 11:09 WIB
|
Share:

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Oji (kiri) menerima penjelasan dari petugas Pegadaian Kantor Cabang Pasar Senen, Jakarta Pusat, saat menggadaikan barang miliknya, Kamis (24/4).

TERKAIT:

JAKARTA, RABU — Menjelang liburan Natal 2008 dan Tahun Baru 2009, masyarakat kembali berbondong-bondong menyerbu 2.000 outlet Pegadaian yang tersebar di Indonesia.

Akibatnya, jumlah kredit yang disalurkan pada bulan Desember ini melonjak sebesar 10-20 persen secara nasional, dari Rp 3 triliun menjadi Rp 3,3 triliun-Rp 3,6 trilun.

Demikian disampaikan oleh General Manager Usaha Syariah Perum Pegadaian Suhardjo kepada Kompas.com, Rabu (24/12) di sela-sela acara pertemuan Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) dan nasabah bertema "Menumbuhkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam Memanfaatkan Krisis Ekonomi Global" yang diselenggarakan KKMB Provinsi DKI Jakarta di Mal UKM Center, Jakarta, Rabu (24/12).

Dibandingkan bulan Desember 2007, lanjut Suhardjo, nilai kredit yang disalurkan bulan ini melonjak hingga 40 persen. "Selain akibat dampak krisis global yang turut memukul rakyat, hal ini juga disebabkan bertambahnya bertambahnya jumlah outlet Pegadaian dari 1.200 menjadi 2.000 outlet. Jadi, saat ini kami lebih bisa menjangkau masyarakat," ujar Suhardjo.

Sementara itu, lanjut Suhardjo, secara nasional, 85 persen barang yang digadaikan masyarakat adalah emas. Sedangkan di Provinsi DKI Jakarta, 98 persen barang yang digadaikan adalah emas dan 2 persen lainnya adalah pesawat televisi, telepon seluler, kendaraan, dan lainnya.

Tahun depan, Perum Pegadaian berencana melakukan ekspansi dalam menyalurkan kredit dengan menggelontorkan dana dari Rp 35 triliun pada tahun 2008, menjadi Rp 50 triliun pada tahun 2009. Selain itu, Perum Pegadaian juga akan menambah 1.000 outlet pada tahun 2009.