Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 17:38 WIB
SBY: Jangan Halangi Program Kesejahteraan Rakyat
Ade Mayasanto | Selasa, 23 Desember 2008 | 12:09 WIB
|
Share:

Laporan Wartawan Persda Network Ade Mayasanto

JAKARTA, SELASA — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali memberi peringatan keras terhadap pimpinan daerah atas kebijakan-kebijakan pemerintah menggenjot kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dengan mimik serius, Presiden Yudhoyono mendesak suksesi program-program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Semua program itu bertujuan untuk membantu rakyat kita. Program itu adalah program negara, program pemerintah yang menggunakan anggaran yang besar. Jangan dihalang-halangi, dan jangan tidak dilaksanakan," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memperingati hari Kesetiakawanan Sosial 2008 di Monumen Nasional, Jakarta, Selasa (23/12).

Kepala Negara menjelaskan, rakyat akan bertanya, dan meminta pertanggungjawaban bagi gubernur, bupati, wali kota, dan segenap perangkat pimpinan daerah yang lalai untuk menjalankan program-program itu.

"Marilah terus kita kembangkan kebijakan dan program kesejahteraan rakyat termasuk program sosial, dengan prinsip kita memberikan bantuan secara langsung bagi masyarakat yang tidak berdaya," ujarnya.

Menurut SBY, bagi masyarakat yang tidak mampu mengatasi kesulitan hidupnya, program kesejahteraan rakyat ibarat memberi ikan. "Berdayakan masyarakat yang mulai memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesejahteraannya lebih lanjut dengan cara memberikan bantuan tidak langsung," tandasnya.

Sementara untuk masyarakat yang mempunyai kemampuan, lanjut SBY, justru didorong untuk berusaha, misalnya dengan program usaha mikro kecil dan koperasi, serta kredit usaha rakyat. "Ini sebagai bantuan usaha dengan cara-cara yang mudah," tukas SBY.