Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 18:58 WIB
Kesempatan Tawarkan Mazhab Perubahan
Imam Prihadiyoko | Jumat, 19 Desember 2008 | 18:45 WIB
|
Share:

JAKARTA, JUMAT - Fungsionaris Partai Amanat Nasional Nasrullah mengatakan, krisis bangsa ini perlu dihadapi dengan kearifan. Langkah nyata yang diperlukan diantaranya menawarkan mazhab perubahan bagi bangsa, lengkap dengan tawaran paket solusinya.

"Kita tentu cukup lelah menghadapi bangsa Indonesia yang seperti kehilangan semangat," ujarnya dalam diskusi tentang Koalisi-koalisi Partai di Jakarta, Jumat (19/12).

Menurut Nasrullah, momentum hari ini merupakan kesempatan untuk menawarkan perubahan mazhab pembangunan yang selama dianut. Bangsa ini, perlu diajak untuk membangun kemandirian dan kedaulatan bangsa.

"Bagi PAN, kemandirian ini sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari setiap kader partai," ujarnya.

Menurut Nasrullah, kemandirian itu diantaranya diterjemahkan sebagai kemandirian pangan. Bangsa ini membutuhkan strategi ketahanan pangan, dan itu bukan sekedar beras, tetapi seluruh produk pertanian membutuhkan perlindungan yang khusus dari negara.

"Tanpa keseriusan ini, maka ketahanan pangan yang dicita-citakan, bukan hanya tidak berhasil, tetapi bangsa ini akan semakin tergantung," ujarnya.