Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 00:04 WIB
Presiden Brasil: Jangan Melempar Sepatu
Tri Mulyono | Kamis, 18 Desember 2008 | 09:37 WIB
|
Share:

COSTA DO SAUIPE, KAMIS — "Jangan melempar sepatu," demikian kelakar Presiden Brasil Luiz Ignacio Lula da Silva kepada wartawan, Rabu (17/12), tiga hari setelah seorang wartawan Irak menjadi terkenal karena melemparkan sepatunya ke Presiden AS George W Bush di Ibu Kota Irak, Baghdad.

Komentar Lula yang disampaikan sambil tersenyum mengundang gelak tawa dari insan pers yang berkumpul untuk meliput pertemuan puncak Amerika Latin di daerah pelancongan eksklusif di pantai di negara bagian Bahia, Brasil timur laut.

"Sungguh panas di sini," kata Lula, mantan pemimpin serikat buruh yang suka berbicara blak-blakan. "Jika Anda membuka sepatu, panas Bahia membuat tempat ini jadi bau busuk," katanya.

Minggu lalu, wartawan televisi Al-Baghdadia, Muntazer Al-Zaidi, melemparkan kedua sepatunya ke arah Bush saat Presiden AS itu menyampaikan konferensi pers. "Ini adalah kecupan perpisahan, anjing kau," kata Al-Zaidi saat itu.

Melemparkan sepatu ke satu sasaran dipandang sebagai bentuk penghinaan tertinggi dalam budaya Arab. Menyebut seseorang "anjing"—yang dipandang sebagai hewan najis di sebagian dunia—juga penghinaan besar.

Bush berhasil mengelak dari kedua sepatu tersebut, tapi peristiwa itu merusak kunjungan terakhirnya ke Ibu Kota Irak tersebut sebelum meletakkan jabatan, Januari 2009.

Para pemimpin Amerika Latin yang bertemu di Brasil pekan ini tak dapat menahan diri dari membuat kelakar mengenai peristiwa pelemparan sepatu ke arah Bush.

Pada pagi harinya, Lula, sambil bercanda, mengancam akan melempar sepatu ke Presiden Venezuela Hugo Chavez kalau pemimpin sayap-kiri tersebut berbicara melewati batas waktu yang ditetapkan.

Para pejabat dari 33 negara Amerika Latin dan Karibia pun tertawa pada pertemuan puncak itu, yang memperlihatkan ketidakterikatan yang kian besar wilayah tersebut dari AS.

Presiden Kuba Raul Castro, dalam perjalan pertamanya ke luar negeri sejak mengambil alih jabatan dari kakaknya yang sakit, Fidel, awal tahun ini, ikut berkomentar mengenai peristiwa pelemparan sepatu ke Bush.

Sumber :
Ant