JAKARTA, RABU — Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan Bachtiar Chamsyah menampik tudingan adanya pungutan dana mahar senilai Rp 300 miliar terhadap calon presiden pada Pilpres 2009.
"Uang muka, tidak ada itu. Saya tidak pernah dengar, dan siapa yang bilang?" tanya Bachtiar yang juga Menteri Sosial seusai mengikuti acara Kesetiakawanan Sosial Nasional di Jakarta, Rabu (17/12).
Menurut Bachtiar, PPP mempunyai mekanisme tersendiri dalam mendukung capres pada Pilpres 2009 mendatang. Yang pasti mekanisme mulai berjalan selepas pemilu legislatif berlangsung di Indonesia.
"PPP tidak ada urusan dengan itu (uang mahar). Tidak benar itu. Saya ingin katakan mekanismenya jelas, ada mukernas atau pengurus harian, tidak bisa diputus oleh satu orang," ungkapnya.
Menyangkut langkah Ketua Umum Surya Darma Ali menemui sejumlah calon presiden, Bachtiar menjelaskan, langkah itu sekadar mencari informasi belaka. "SDA itu mendengar-dengar saja. Siapa yang menjadi capres perlu didengar," ucapnya.
