JAKARTA, JUMAT — Ketua DPP Partai Amanat Nasional Sayuti Asyathri menilai, calon presiden yang muncul sekarang belum ada yang mempunyai agenda kerja untuk memberikan kesejahteraan rakyat. Calon yang muncul baru berkonsentrasi pada usaha tebar pesona.
"Itu sebabnya, rakyat jangan terlalu terpesona pada permainan simbol untuk mendapatkan suara. Langkah semacam ini, jelas merupakan pembodohan terhadap rakyat yang menyedihkan," ujarnya di Jakarta, Jumat (12/12).
Langkah yang bersifat kosmetik seperti ini, menurut Sayuti, tidak akan menyelesaikan masalah yang dihadapi bangsa. Padahal, Indonesia sangat membutuhkan penyelesaian masalah yang harus dilakukan secara mendasar.
"Sebenarnya yang penting adalah harus berkonsentrasi pada komitmen untuk mengatasi problem bangsa dan menawarkan resep penyelesaian masalah yang konkret," ujarnya.
Apalagi, menurut Sayuti, rakyat sudah terlalu menderita karena dibebani angka-angka yang meninabobokan. Pada masa Orde Baru, rakyat disodori angka pertumbuhan pembangunan yang luar biasa, tetapi mereka tidak menikmati.
"Sekarang pun, rakyat disodori dengan angka-angka korupsi, dan pemberantasan korupsi, yang hasilnya juga tidak bisa dinikmati. Ini semua tidak terlepas dari model pemberantasn korupsi yang hanya berhenti dengan mengatakan tidak," ujarnya.

