JAKARTA, KAMIS — Jalan Benda Raya, Cilandak Utara, Jakarta Selatan, berubah menjadi ruang pamer bunga karena dipenuhi karangan bunga ungkapan berduka cita atas meninggalnya Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Ali Alatas, Kamis (11/12). Karangan bunga sejumlah ukuran memenuhi halaman, depan pagar, hingga bangunan di samping rumah mantan menteri luar negeri era Soeharto itu.
Bahkan, karangan bunga yang berada di bangunan samping rumahnya berjejer tiga lapis dengan ukuran besar. Menurut pantauan Kompas.com, karangan bunga itu berasal dari, antara lain, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri, Kedutaan Besar China di Indonesia, mantan Presiden Megawati Soekarno Putri, keluarga mantan Presiden Soeharto.
Pada saat ini, keluarga masih bersiap-siap menyambut jenazah yang direncanakan akan tiba di Jakarta sekitar pukul 18.10 WIB. Kerabat Ali tampak sibuk mengatur karangan bunga agar tersusun rapi saat Presiden SBY, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan sejumlah menteri datang. Beberapa polisi, tentara, dan warga berjaga di sekitar rumah dan mengatur lalu lintas yang mulai macet.
Ali Alatas meninggal dunia di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura, Kamis (11/12) pada pukul 07.30 waktu setempat. Ali Alatas merupakan salah satu diplomat andal yang dimiliki Indonesia. Kelahiran Jakarta, 4 November 1932 ini, "dipakai" oleh lima orang Presiden RI, mulai dari sebagai Menteri Luar Negeri zaman Soeharto dan Habibie tahun 1987-1999, hingga sebagai penasihat Presiden Abdurrahman Wahid dan SBY.

