LONDON, RABU — Pelatih baru Real Madrid, Juande Ramos, kembali menyatakan kekagumannya terhadap playmaker Rusia, Andrei Arshavin. Mantan pelatih Tottenham Hotspur itu kini berpeluang besar menggaet buruannya selama di Inggris.
Sebelum dipecat dari Spurs, Ramos berani melakukan perjudian besar dengan melepas Dimitar Berbatov dan Robbie Keane demi mendapatkan gelandang berusia 27 tahun tersebut. Nyatanya, Zenit St Petersburg tetap bergeming dan tak membolehkan Arshavin pindah ke mana pun. Spurs yang sudah telanjur menjual dua pemain bintangnya lantas terseok-seok di awal musim dan Ramos pun menerima tamparan diusir dari White Hart Lane.
Kini, Ramos kembali menduduki jabatan pelatih dan berpeluang besar merekrut Arshavin. Arshavin sudah menyatakan kesiapannya pindah ke Madrid. "El Real" sendiri sudah berkali-kali menyebutkan ingin mendapatkan pemain sayap berpengalaman. Meski demikian, Ramos belum bisa memberikan banyak komentar soal perekrutan Arshavin.
"Saat ini saya hanya bisa bicara soal pemain Real, dan Arshavin adalah pemain Zenit," katanya kepada Sovetsky Sport. "Namun, saya tidak dapat menyembunyikan fakta bahwa saya sangat mengenal Andrei. Dia brilian, pesepak bola yang luar biasa."
Ramos menyadari, kehadirannya di Bernabeu belum berumur panjang. Karena itu, tabu rasanya jika belum-belum ia sudah membicarakan pemain baru untuk "Los Galaticos". Ia hanya berharap, di langkah-langkah awalnya menggantikan Bernd Schuster, ia tak melakukan banyak kesalahan bagi tim.
"Posisi saya sederhana, saya tidak dapat mengeluarkan daftar nama pemain (baru) karena ini dapat memengaruhi perjanjian dan menaikkan harga pemain yang kami perlukan," tegas pelatih asal Spanyol tersebut. "Namun, saya ingin katakan sekali lagi bahwa Arshavin adalah 'el magico'."
Tugas Ramos di Madrid akan bermula pada pertandingan lawan Zenit di partai terakhir penyisihan grup Liga Champions. Pertandingan ini akan menentukan apakah Madrid akan menjadi juara grup atau tetap berada di bawah Juventus. (SKY)
