SURABAYA, SELASA — Maskapai penerbangan Mandala Airlines menjalin kesepakatan dengan Asita dan Astindo guna memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan.
Bentuk kerja sama antara Mandala, Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) cabang Jakarta, dan Asosiasi Perusahaan Agen Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (Astindo) berupa promosi, cross selling program, hingga program corporate social responsibility (CSR) pada 2009.
Demikian dikemukakan CEO Mandala Airlines Warwick Brady dalam siaran persnya yang diterima Antara di Surabaya, Selasa (9/12).
Ia mengemukakan, kerja sama ini juga merupakan bentuk kepedulian Mandala dalam menyukseskan program pariwisata di Indonesia. "Kami telah membuka rute penerbangan baru dengan mendaratkan brand new Airbus ke kota tujuan wisata, seperti Jambi, Pangkalpinang, Bengkulu, dan Pontianak. Padahal, sebelumnya rute itu hanya dilayani oleh pesawat generasi tua. Kini dengan memakai pesawat baru A319, para turis dapat berkunjung ke kota tersebut," katanya.
Ia menjelaskan, agen perjalanan merupakan mitra bisnis Mandala dalam peraihan jumlah penumpang yang besar. Sampai 2008 ini agen perjalanan yang menjadi rekan bisnis Mandala telah bertambah dua kali lipat dari pencapaian 2.000 agen pada tahun 2007 menjadi 4.000 agen. "Kami berharap dengan kesepakatan ini, dukungan mitra bisnis Mandala dari agen perjalanan akan lebih bagus pada tahun 2009," tuturnya.
Menurut dia, penandatanganan kerja sama ini dapat berdampak positif terhadap pertumbuhan jumlah penumpang bagi Mandala pada 2009. Untuk mencapainya, Mandala akan melakukan kerja sama yang lebih intens di cross selling program atau dengan kerja sama promosi.
"Di sisi lain, kami optimistis target jumlah penumpang sepanjang tahun 2008 sejumlah 5 juta orang akan terpenuhi pada akhir tahun ini. Terlebih setelah melihat angka load factor Mandala pada Desember kali ini sudah lebih dari 90 persen," tutur Brady.
