JAKARTA, JUMAT — Menteri Perhubungan Jusman Safeii Djamal akan memprotes kebijakan PT Pertamina yang tidak menurunkan harga bahan bakar pesawat atau avtur sesuai dengan harga yang proporsional. Protes ini akan dilakukan atas permintaan Asosiasi Perusahaan Angkutan Udara Nasional Indonesia (Inaca).
"Inaca meminta saya memprotes pada Pertamina, karena harga avtur harusnya turun harga sesuai dengan mekanisme pasar, sehingga pada saat harga BBM dunia berubah Pertamina langsung bereaksi," kata Menhub di Jakarta, Jumat (5/12).
Seperti diketahui, pada tanggal 1 Desember lalu, Pertamina menurunkan harga avtur sebesar 3,5 persen. Padahal, dalam hitungannya harga BBM telah turun berkali-kali hingga 42,5 dollar AS per barrel atau turun lebih dari 50 persen sejak harga puncak BBM pada September lalu. Namun, itu tidak dibarengi dengan harga avtur dalam negeri.
Sebagai akibatnya, maskapai penerbangan nasional pun harus mengenakan fuel surcharge yang cukup tinggi. Padahal, hal ini bisa ditekan apabila Pertamina mengenakan harga pasar dunia. (PersdaNetwork/Hendra Gunawan)
