Kamis, 9 September 2010
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Rasa Sayang-Sayange Bukan Lagu Malaysia
Jumat, 5 Desember 2008 | 13:19 WIB
Getty Images/STR
Anwar Ibrahim
TERKAIT:

DEPOK, JUMAT — Mantan Deputi Perdana Menteri Anwar Ibrahim secara jenaka mengakui, lagu "Rasa Sayang-Sayange" bukan lagu rakyat asli Malaysia.

"Awalnya waktu kecil saya kira itu lagu kami. Tapi, setelah saya agak matang sedikit, saya baru sadar," ujar Anwar Ibrahim ketika ditanya mengenai hal tersebut di sela-sela kuliah umumnya yang berjudul "Can Asia Survive from Global Economic Crisis: A Challenge Towards Asia Renaissance" di Auditorium Pusat Studi Jepang, Kampus UI, Depok, Jumat (5/12).

Hal ini disambut gelak tawa oleh peserta acara. Menurut Ketua Partai Oposisi Malaysia tersebut, klaim sejumlah lagu rakyat Indonesia oleh Malaysia merupakan bentuk arogansi Pemerintah Malaysia. "Janganlah sampai nationalistic gila seperti itu. Keangkuhan ini harus dihentikan." katanya.

Anwar mengakui, lagu-lagu rakyat Indonesia, seperti "Bengawan Solo", memang sudah populer di Negeri Jiran sejak dia masih kecil. "Bahkan, lagu "Kali Ciliwung" sudah sering dinyanyikan oleh ibu saya ketika saya masih kecil," ujarnya. Sebelumnya, klaim lagu rakyat ini oleh Malaysia sempat memperenggang hubungan masyarakat Indonesia dan Malaysia. HIN

Penulis: HIN   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.