JAKARTA, KAMIS — Sri Sultan Hamengkubuwono X pada awalnya tak menyatakan bersedia atau tidak mengikuti konvensi calon presiden yang akan diadakan Dewan Integritas Bangsa (DIB) di 12 kota. Saat ditanya secara terbuka tentang kesediaannya pada silaturahim DIB di Jakarta, Kamis (4/12), Gubernur DIY itu mengajukan alasan bahwa jadwalnya sudah padat hingga 15 Januari 2009.
Sementara itu, konvensi DIB sendiri akan digelar mulai dari 10 Januari hingga 7 Maret 2009. "Bukan kaitannya saya tidak mau ikut. Namun, jadwal saya sampai 15 Januari sudah confirm. Kalau janji sama teman, bisa saya undur. Namun, kalau dengan rakyat yang mengundang, saya tidak bisa membatalkan, apalagi saya diundang," ujar Sultan.
Namun, DIB memberikan peluang bagi Sultan untuk mengikuti konvensi di beberapa kota yang jadwalnya dilakukan setelah 15 Januari. "Baiklah kalau begitu saya bisa," kata Sultan menjawab tawaran pendiri DIB Pdt Natan Setiabudi.
Seusai silaturahim, Sultan tak mengatakan secara terbuka apa yang mendasarinya mengikuti konvensi ini. "Konvensi ini kan untuk menunjukkan ada orang-orang yang berintegritas lewat konvensi di DIB. Kalau untuk pencerahan bagi calon pemilih, mengapa tidak?" ujarnya.
Sultan sendiri pada akhir Oktober lalu sudah menyatakan kesediaannya untuk dicalonkan sebagai capres.

