BANDUNG, RABU - Banjir yang kembali melanda Kampung Cieunteung di Kelurahan dan Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memaksa kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri Mekarsari dihentikan. Kondisi ini sudah menjadi rutinitas tiap genangan air setinggi satu meter lebih menerpa daerah yang berdekatan dengan Sungai Citarum tersebut.
Menurut salah seorang siswa kelas VI bernama Kiki Anggara, para siswa otomatis tidak masuk sekolah setiap banjir datang. Salah satu penyebabnya adalah rumah para murid yang kebanyakan ada di wilayah Kampung Cieunteung juga terendam, bahkan lebih dalam, karena lokasi pemukiman umumnya lebih rendah.
"Besok surut, ya, kita masuk sekolah lagi," terang Kiki yang saat ditemui sedang menaiki perahu yang melaju di atas Jalan Cieunteung yang sedang terendam air sampai betis orang dewasa.
Salah satu guru bernama Cucu Rohayati menjelaskan, kondisi tersebut kian sering terjadi sejak tahun 2004 atau sejak pelurusan Sungai Citarum. Yang bisa dilakukan para pengajar adalah menambah jam belajar pada hari lain untuk mengejar ketertinggalan.

