Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 17:34 WIB
Ajakan Boikot Produk Asing demi Kepentingan Bangsa
Imam Prihadiyoko | Senin, 1 Desember 2008 | 11:17 WIB
|
Share:

JAKARTA, SENIN — Ajakan boikot produk asing merupakan bentuk pertahanan akhir demi menggunakan produk dalam negeri. Ajakan ini untuk memberdayakan pertahanan pangan bagi bangsa ini dan ketahanan produk industri dalam negeri.

"Boikot-memboikot itu intinya untuk membangunkan semangat agar bangsa ini mau menggunakan produk dalam negeri sebanyak-banyaknya," ujar Ketua Umum Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir di Jakarta, Senin (1/12).

Apalagi, menurut Soetrisno, konsumsi dalam negeri ini bisa menjadi strategi untuk bertahan bagi bangsa ini dalam menghadapi krisis global.

"Kita punya rakyat yang besar dan konsumsi dalam negeri yang juga besar. Dengan konsumsi yang besar ini, kita sebenarnya sudah bisa menggerakkan ekonomi rakyat jika yang dikonsumsi itu produk yang dihasilkan petani kita sendiri, daging yang dihasilkan peternak kita sendiri, dan kayu yang kita tanam sendiri," ujarnya.

Soetrisno menjelaskan, produk utama hingga menjadi barang konsumsi yang bisa langsung dipakai jika dikerjakan oleh tenaga kerja bangsa ini, jumlah pengangguran akan berkurang.

"Ini merupakan langkah penting, mengingat ancaman PHK bukan lagi akan terjadi bulan-bulan depan, tapi sudah mulai terjadi saat ini," ujarnya.