Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 16:39 WIB
Indonesia-India Seharusnya Kerjasama di Bidang KA
Haryo Damardono | Minggu, 30 November 2008 | 11:31 WIB
|
Share:

Laporan wartawan Kompas Haryo Damardono  

 

JAKARTA, MINGGU - Perjanjian kerja sama yang akan ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden India Patil, Senin ini, seharusnya juga mencakup perkeretaapian. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan kereta api (KA) di Indonesia.

Berdasarkan agenda penandatangan perjanjian bilateral , bidang yang dikerjasamakan adalah pendidikan, pemuda dan olah raga, serta pertanian. Meski demikian, dalam wawancara dengan Kompas yang dimuat di Kompas, Minggu (30/11), tak tertutup peluang kerja sama dalam industri farmasi.

"Kedatangan Presiden India sebenarnya merupakan momentum untuk meminta kerja sama dalam bidang perkeretaapian. Sangat disayangkan bila kedatangan Presiden Patil tidak dimanfaatkan," kata pengamat KA Taufik Hidayat, Minggu (30/11) di Bandung kepada Kompas.

Menurut Taufik, kerja sama perkeretaapian dengan India lebih realistis dibanding kerja sama dengan negara lain. Sebab teknologi perkeretaapian yang diadopsi di India, belum terlalu berbeda jauh dengan di Indonesia.