Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 23:41 WIB
Pariwisata Lombok 2009 Akan Menurun
Haryo Damardono | Minggu, 30 November 2008 | 11:04 WIB
|
Share:

Laporan wartawan Kompas Haryo Damardono  

SENGGIGI, MINGGU — Sales Manager Senggigi Beach Hotel Ida Bagus Okayana, Jumat, di Senggigi, mengatakan, pariwisata Lombok tahun 2009 kemungkinan menurun akibat dampak krisis global. Dia mengatakan, pihaknya akan bermanuver mencari peluang tamu domestik ketimbang tamu mancanegara.

Tahun ini rata-rata okupansi hotel di Lombok antara 50 dan 55 persen. Angka ini masih dibawah okupansi tahun 2001 sebelum bom Bali yang dapat mencapai 55-65 persen. Sebenarnya, saat ini pariwisata di Lombok mulai tumbuh, tetapi krisis dapat menghempaskannya kembali, ujar Oka.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat Lalu Gita Ariadi juga menegaskan akan lebih giat membidik wisatawan lokal. Keinginan kami adalah meraih wisatawan yang sebenarnya hadir untuk konferensi sebagaimana terjadi di Pulau Bali, ujar Gita Ariadi.

Gita mengatakan, salah satu hambatannya adalah keterbatasan moda angkutan udara yang jumlah kursinya terbatas dan harganya relatif mahal. Harga tiket Jakarta-Denpasar (1,5 jam penerbangan) sama mahalnya dengan tiket Denpasar-Mataram (30 menit penerbangan), yakni sama-sama Rp 400.000.