Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 16:44 WIB
Pupuk Langka, Wakil Bupati Mojokerto Akan Panggil Distributor
Ingki Rinaldi | Kamis, 27 November 2008 | 22:14 WIB
|
Share:

KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Buruh angkut di gudang pupuk Sriwijaya Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengangkut pupuk urea bersubsidi produksi PT Pupuk Kaltim, Kamis (13/11). Petani di beberapa wilayah di Kabupaten Malang mengeluhkan kelangkaan pupuk urea, padahal stok pupuk urea di gudang cukup sampai akhir Desember 2008 dengan jumlah sekitar 5.000 ton.

TERKAIT:

MOJOKERTO, KAMIS - Menanggapi kelangkaan pupuk di Kabupaten Mojokerto selama dua pekan terakhir, Wakil Bupati Mojokerto, Wahyudi Iswanto, Kamis (27/11) memastikan bakal memanggil empat distributor pupuk di Kabupaten Mojokerto.

"Kita akan panggil segera para distributor pupuk itu. Memang kita kekurangan jatah pupuk urea, dari kebutuhan 35 ribu ton baru bisa dipenuhi 22 ribu ton. Nah, jangan sampai kekurangan itu ditambahi persoalan di seputar pendistribusiannya," ujarnya.

 

Menurut Wahyudi, sebagai upaya menangani kekurangan pupuk, Pemkab Mojokerto secara resmi akan meminta penambahan jatah pupuk kepada Gubernur Jatim. Ia menambahkan, kemungkinan adanya praktik kecurnga n distribusi hingga saat ini masih dipelajari karena baru berupa isu.

"Jelasnya kita musti memahami dulu inti persoalan dari kekurangan pupuk ini," imbuh Wahyudi.