Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 16:35 WIB
Aulia Pohan Harus Pakai Seragam Tahanan
Caroline Damanik | Kamis, 27 November 2008 | 22:14 WIB
|
Share:

PERSDA NETWORK/ BIAN HARNANSA
Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aulia Pohan saat digiring keluar dari gedung KPK, untuk ditahan di rumah tahanan Brimob, Kepala Dua, Depok, Rabu (27/11) sore.

TERKAIT:

JAKARTA, KAMIS - Situasi Rumah Tahanan Kelapa Dua, tempat mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aulia Pohan dan Maman H Soemantri, lewat pukul 21.00, Kamis (27/11), tampak sepi. Berbeda dengan sekitar dua jam sebelumnya, ketika keduanya tiba di rutan ini dengan mobil tahanan KPK.

Yang tampak di depan kompleks rutan malam ini hanyalah beberapa petugas serta seorang lelaki lain dan seorang perempuan. Si lelaki yang berbaju hitam adalah supir pribadi Maman H Soemantri, sedangkan si perempuan berbaju model baby sitter berwarna biru, menurut si supir, adalah pembantu di rumah salah satu anak Maman.

Keduanya enggan berbicara banyak dan hanya menjawab seperlunya. "Mau jenguk," ujar si lelaki singkat.

Aulia dan Maman yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam ketika datang, ditempatkan di sel yang berbeda. Aulia ditempatkan di Blok B, sedangkan Maman ditempatkan di Blok C. Mereka ditempatkan satu-satu di tiap sel.

Menurut keterangan seorag petugas, mereka belum diwajibkan memakai seragam tahanan. "Nanti pas saatnya juga harus berseragam," tutur seorang ptugas.

Hampir pukul 21.30, sebuah rombongan, terdiri seorang perempuan setengah baya, seorang remaja perempuan, beberapa orang lelaki dan seorang anak kecil, keluar dari rutan. Mereka adalah keluarga Maman H Soemantri. Mereka pulang dengan mobil CRV hitam.

Malam pertama kedua mantan pejabat BI tersebut di Rutan Kelapa Dua tampaknya cukup cerah, tidak mendung seperti biasanya. Namun yang pasti sepi, karena harus berpisah dengan orang tercinta.