Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 16:35 WIB
Antisipasi Kelangkaan Pupuk, Petrokimia Gelar Operasi Pasar
Antonius Ponco A | Kamis, 27 November 2008 | 21:06 WIB
|
Share:

DODY WISNU PRIBADI/KOMPAS

 

NGAWI, KAMIS - PT Petrokimia Gresik menggelar operasi pasar pupuk urea sebanyak 222,5 ton di lima kabupaten di Jawa Timur untuk mengatasi kesulitan petani memperoleh pupuk, Kamis (27/11). Namun meskipun sudah operasi pasar, jumlah pupuk yang diterima petani masih jauh dari kebutuhan.

Operasi pasar pupuk urea ini digelar di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi sebanyak 45 ton, Kecamatan Pa rang dan Lembeyan, Kabupaten Magetan sebanyak 27,5 ton, Kecamatan Balerejo dan Saradan, Kabupaten Madiun sebanyak 47,5 ton, dan Kecamatan Kauman, Pulung, dan Sambit, Kabupaten Ponorogo sebanyak 22,5 ton.

Kemudian di Kecamatan Kebomas, Menganti, Benjeng, Balongpanggang, dan Driyorejo, Kabupaten Gresik sebanyak 40 ton dan di Kecamatan Sugio dan Brondong, Kabupaten Lamongan sebanyak 40 ton.

Menurut Kepala Kompartemen Penjualan PT Petrokimia Gresik wilayah Jawa dan Bali, Bambang Lesmoko, operasi pasar ini merupakan operasi pasar pupuk kedua yang dilakukan pihaknya.

Sebelumnya, dari awal November sampai minggu ketiga November, Petrokimia telah menggelar operasi pasar sebanyak 500 ton urea dan 50 ton NPK. Operasi pasar ini dilakukan di Ngawi, Magetan, Madiun, Bojonegoro, Tuban, dan Gresik.  

Operasi pasar dilakukan di daerah yang kekurangan pupuk, dan kebanyakan pupuk yang didistribusikan urea karena paling dibutuhkan petani dan stoknya di distributor dan kios hampir tidak ada. Operasi pasar akan terus dilakukan di daerah-daerah yang kritis pupuk, jelasnya.